Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Kamis, 3 September 2026
Kembali ke Hari Ini
Mikha 6-7; 2 Raja-Raja 18
Mikha 6
Tuntutan TUHAN
1“Maka sekarang, dengarkanlah apa yang diucapkan TUHAN, ‘Bangkitlah, belalah perkaramu di hadapan gunung-gunung! Biarlah bukit-bukit mendengar suaramu.’”
2“Dengarlah, hai gunung-gunung, pengaduan TUHAN, dan hai kamu, dasar-dasar bumi yang kukuh! Sebab, TUHAN beperkara terhadap umat-Nya, dan Dia akan beperkara dengan Israel.”
3“Umat-Ku, apakah yang telah Kuperbuat kepadamu? Dan, bagaimanakah Aku membebanimu? Jawablah Aku!”
4“Sesungguhnya, Akulah yang telah menuntunmu keluar dari tanah Mesir, dan telah menebusmu dari rumah perbudakan. Aku telah mengutus Musa, Harun, dan Miryam kepadamu.”
5“Umat-Ku, ingatlah sekarang apa yang dirancangkan oleh Balak, raja Moab, dan apa yang dijawab oleh Bileam, anak lelaki Beor, dan apa yang terjadi di Sitim sampai ke Gilgal, supaya kamu mengetahui perbuatan-perbuatan kebenaran TUHAN.”
6“Dengan apakah aku harus menghadap TUHAN, dan tunduk menyembah kepada Allah di tempat tinggi? Apakah aku harus menghadap Dia dengan kurban-kurban bakaran, dengan anak lembu berumur setahun?”
7“Apakah TUHAN berkenan kepada ribuan domba jantan, kepada puluhan ribu curahan minyak? Haruskah aku mempersembahkan anak sulungku karena pelanggaranku dan buah kandunganku atas dosaku sendiri?”
8“Dia telah memberitahukan kepadamu, hai manusia, apa yang baik. Dan, apakah yang dituntut TUHAN darimu, selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup rendah hati di hadapan Allahmu?”
Dosa-Dosa Israel dan Hukumannya
9“Suara TUHAN berseru kepada kota, Adalah bijaksana untuk takut kepada nama-Nya. “Dengarlah, hai suku-suku bangsa dan orang yang berkumpul di kota!”
10“Adakah harta benda kefasikan di rumah orang fasik, dan takaran efa yang kurang dan terkutuk itu?”
11“Masakan Aku membiarkan orang yang membenarkan neraca palsu tidak dihukum atau pundi-pundi berisi batu timbangan tipu daya?”
12“Sebab, orang-orang kaya di kota itu penuh dengan kekerasan, penduduknya mengucapkan dusta, dan lidah dalam mulut mereka penuh tipu daya.”
13“Sebab itu, aku akan membuatmu sakit dengan memukulmu, membuatmu hancur karena dosa-dosamu.”
14“Kamu akan makan, tetapi tidak menjadi kenyang. Kekosonganmu akan ada di dalammu. Kamu akan menyingkirkan sesuatu, tetapi tidak dapat menyelamatkannya. Apa yang kamu selamatkan, akan Kuserahkan kepada pedang.”
15“Kamu akan menabur tetapi tidak akan menuai, Kamu akan mengirik buah zaitun, tetapi tidak berurap dengan minyaknya, mengirik buah anggur, tetapi tidak meminum hasil anggurnya.”
16“Kamu berpegang pada ketetapan-ketetapan Omri dan pada segala perbuatan keluarga Ahab. Dan, kamu hidup mengikuti rancangan mereka sehingga Aku menjadikanmu tandus, dan pendudukmu akan menjadi sasaran cemoohan. Demikianlah kamu akan menanggung cela dari bangsa-bangsa.”
Mikha 7
Kemerosotan Moral Israel
1“Celakalah aku! Sebab, keadaanku seperti saat mereka mengumpulkan buah-buahan musim kemarau, seperti pada waktu pemetikan susulan buah anggur. Tidak ada buah anggur untuk dimakan, tidak ada buah ara yang kusukai.”
2“Orang saleh telah hilang dari bumi, tidak ada lagi orang benar di antara manusia. Mereka semua mengincar darah, setiap orang memburu yang lain dengan jaring.”
3“Tangan mereka terampil berbuat jahat. Pemimpin menuntut, hakim dapat disuap, pembesar memberi keputusan sesuka hatinya, dan mereka menutupinya!”
4“Yang terbaik di antara mereka seperti duri, yang paling jujur di antara mereka seperti pagar duri, hari bagi pengintai-pengintaimu, hari penghukumanmu sudah datang. Kegemparan akan terjadi di antara mereka!”
5“Jangan percaya kepada teman, jangan mengandalkan diri pada sahabat! Jagalah pintu mulutmu terhadap perempuan yang berbaring di pelukanmu!”
6“Sebab, anak laki-laki akan menghina ayahnya, anak perempuan bangkit melawan ibunya, menantu perempuan melawan ibu mertuanya, musuh seseorang adalah orang-orang seisi rumahnya.”
Pengharapan Sion kepada TUHAN
7“Akan tetapi, aku menanti-nantikan TUHAN, aku berharap kepada Allah yang menyelamatkan aku, Allahku akan mendengarkan aku!”
8“Janganlah bersukacita atas aku, hai musuh-musuhku! Sekalipun aku jatuh, aku akan berdiri, sekalipun aku duduk dalam gelap, TUHAN akan menjadi terangku.”
9“Aku akan menanggung murka Allah, sebab aku telah berbuat dosa kepada-Nya, sampai Dia memperjuangkan perkaraku dan menegakkan keadilan bagiku. Dia akan membawa aku ke dalam terang dan aku akan melihat kebenaran-Nya.”
10“Musuhku akan melihatnya dan malu akan meliputi dia yang berkata kepadaku, ‘Di manakah TUHAN Allahmu?’ Mataku akan melihatnya, sekarang ia akan diinjak-injak seperti lumpur jalanan.”
11“Pada hari pembangunan pagar tembokmu, pada hari itu, perbatasanmu akan diperluas.”
12“Pada hari itu, orang-orang akan datang kepadamu dari Asyur dan ke kota-kota Mesir, dari Mesir sampai ke Sungai Efrat, dari laut ke laut, dan dari gunung ke gunung.”
13“Dan, bumi akan menjadi sunyi karena penduduknya, karena hasil perbuatan-perbuatan mereka.”
Doa Memohon Belas Kasih Allah
14“Gembalakanlah umat-Mu dengan tongkat-Mu, domba-domba milik pusaka-Mu, yang terpencil mendiami hutan di tengah-tengah Karmel. Biarkan mereka makan rumput di Basan dan di Gilead, seperti pada zaman dahulu kala.”
15“Seperti pada waktu kamu keluar dari tanah Mesir, Aku akan memperlihatkan kepadamu perbuatan-perbuatan yang ajaib.”
16“Bangsa-bangsa akan melihat dan menjadi malu atas semua kekuatan mereka, mereka akan menutup mulutnya dengan tangan, dan telinganya akan menjadi tuli.”
17“Mereka akan menjilat debu seperti ular, seperti binatang merayap di bumi. Mereka akan keluar dengan gemetar dari kubunya, menghadap kepada TUHAN, Allah kita, mereka akan datang dengan gentar. Mereka akan takut terhadapmu!”
18“Siapakah Allah yang seperti Engkau, yang mengampuni dosa, yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik pusaka-Nya? Engkau tidak menahan murka-Nya untuk seterusnya, sebab Engkau berkenan kepada kasih setia.”
19“Dia akan kembali mengasihani kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita, dan melemparkan segala dosa kita ke kedalaman laut.”
20“Engkau akan menunjukkan kesetiaan-Mu kepada Yakub dan belas kasih-Mu kepada Abraham, seperti yang telah Kaujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang kami sejak zaman dahulu.”
2 Raja-Raja 18
Hizkia Menjadi Raja Yehuda
1Pada tahun ketiga pemerintahan Hosea, anak Ela, raja Israel, Hizkia, anak Ahas, raja Yehuda, menjadi raja.
2Dia berumur 25 tahun ketika dia menjadi raja, dan dia memerintah di Yerusalem selama 29 tahun. Nama ibunya adalah Abi, anak perempuan Zakharia.
3Dia melakukan apa yang benar di mata TUHAN, seperti semua yang dilakukan oleh Daud, nenek moyangnya.
4Dia menyingkirkan bukit-bukit pengurbanan, menghancurkan tugu-tugu berhala, dan menebang tiang-tiang berhala. Dia menghancurkan ular tembaga yang dibuat oleh Musa, sebab sampai saat itu keturunan Israel masih membakar dupa untuk ular itu, yang disebut Nehustan.
5Hizkia percaya kepada TUHAN, Allah Israel, dan tidak ada yang seperti dia di antara semua raja Yehuda, baik sebelum dan sesudahnya.
6Dia berpaut kepada TUHAN dengan tidak menyimpang dari mengikuti-Nya serta berpegang pada perintah-perintah-Nya, yang telah diperintahkan oleh TUHAN kepada Musa.
7TUHAN menyertainya, ke mana pun dia pergi, dia berhasil. Dia memberontak melawan raja Asyur dan tidak lagi takluk kepadanya.
8Dia mengalahkan orang Filistin sampai ke Gaza dan daerah-daerahnya, dari menara-menara pengawas sampai ke kota-kota yang berbenteng.
Orang Asyur Merebut Samaria
9Pada tahun keempat pemerintahan Raja Hizkia, yaitu tahun ketujuh pemerintahan Hosea, anak Ela, raja Israel, Salmaneser, raja Asyur, menyerang Samaria dan mengepungnya.
10Mereka merebutnya sesudah tiga tahun. Pada tahun keenam pemerintahan Hizkia, yaitu tahun kesembilan pemerintahan Hosea, raja Israel, Samaria direbut.
11Lalu, raja Asyur mengangkut Israel ke pembuangan di Asyur, dan menempatkan mereka di Halah, di Habor yaitu sungai di Gozan, dan di kota-kota orang Madai.
12Hal ini terjadi karena mereka tidak mau mendengarkan suara TUHAN, Allah mereka. Mereka melanggar perjanjian-Nya, yaitu semua yang telah diperintahkan oleh Musa, hamba TUHAN itu. Mereka tidak mau mendengar dan tidak mau melakukannya.
Sanherib Menyerang Yehuda
13Pada tahun keempat belas pemerintahan Raja Hizkia, Sanherib, raja Asyur, menyerang semua kota berbenteng di Yehuda dan merebutnya.
14Lalu, Hizkia, raja Yehuda, mengirim orang kepada raja Asyur di Lakhis, katanya, “Aku telah berbuat dosa. Mundurlah dariku dan apa pun yang engkau bebankan kepadaku akan aku pikul.” Lalu, raja Asyur membebankan kepada Hizkia, Raja Yehuda, 300 talenta perak dan 30 talenta emas.
15Kemudian, Hizkia memberikan semua perak yang terdapat di Bait TUHAN serta di perbendaharaan istana raja.
16Pada waktu itu, Hizkia mengerat emas dari pintu-pintu Bait TUHAN dan dari tiang-tiang pintu yang telah dilapisi oleh Hizkia, raja Yehuda. Lalu, memberikannya kepada raja Asyur.
Raja Asyur Mengutus Orang ke Yerusalem
17Lalu, raja Asyur mengutus Tartan, Rabsaris, dan Rabsakih dengan pasukan yang besar dari Lakhis untuk menemui Raja Hizkia di Yerusalem. Mereka berangkat dan tiba di Yerusalem. Setelah sampai, mereka masuk dan berdiri di dekat saluran kolam atas yang berada di jalan raya Padang Penatu.
18Lalu, mereka memanggil raja, maka Elyakim, anak Hilkia, kepala istana, Sebna, juru tulis negara, dan Yoah, anak Asaf, juru ingat negara, keluar mendatangi mereka.
19Rabsakih berkata kepada mereka, “Katakan sekarang kepada Hizkia, inilah perkataan raja agung, yaitu Raja Asyur: ‘Keyakinan seperti apakah yang kamu miliki?
20Kamu berkata, ‘Aku memiliki nasihat dan kekuatan berperang,’ tetapi itu hanya kata-kata kosong. Sekarang, kepada siapakah kamu menaruh kepercayaanmu sehingga kamu memberontak terhadapku?
21Lihatlah sekarang, kamu mengandalkan tongkat bambu yang patah terkulai itu, yaitu Mesir, yang akan menusuk sampai menembus tangan orang yang bersandar kepadanya. Seperti itulah Firaun, raja Mesir, bagi semua orang yang mengandalkan dia.
22Akan tetapi, jika kamu berkata kepadaku, ‘Kami mengandalkan TUHAN, Allah kami,’ bukankah Dia yang bukit-bukit pengurbanan-Nya dan mazbah-mazbah-Nya telah disingkirkan oleh Hizkia dengan berkata kepada Yehuda dan Yerusalem, ‘Kamu harus menyembah di depan mazbah ini, di Yerusalem.’
23Oleh sebab itu, mari membuat perjanjian dengan tuanku, Raja Asyur. Aku akan memberikan dua ribu ekor kuda kepadamu jika kamu sanggup memberikan orang-orang yang dapat menungganginya.
24Bagaimana mungkin kamu dapat memukul mundur satu orang perwira dari hamba-hamba Tuanku yang paling lemah sementara kamu mengandalkan Mesir untuk kereta dan pasukan berkuda?
25Lagi pula, apakah di luar kehendak TUHAN jika aku maju melawan tempat ini untuk memusnahkannya? TUHAN berfirman kepadaku, ‘Majulah melawan negeri itu dan musnahkan!’’”
26Lalu, Elyakim, anak Hilkia, Sebna, dan Yoah berkata kepada Rabsakih, “Silakan berbicara kepada hamba-hambamu ini dalam bahasa Aram karena kami dapat mengerti. Janganlah berbicara dengan bahasa Yehuda karena rakyat yang berada di atas tembok dapat mendengar.”
27Rabsakih berkata kepada mereka, “Apakah Tuanku mengutusku hanya kepada Tuanmu dan kepadamu untuk mengucapkan perkataan-perkataan ini? Tidak, tetapi juga kepada orang-orang yang berada di atas tembok itu, yang memakan kotorannya dan meminum air kencingnya bersama-sama denganmu.”
28Lalu, Rabsakih berdiri untuk berseru dengan suara nyaring dalam bahasa Ibrani, katanya, “Dengarlah perkataan raja agung, yaitu raja Asyur!
29Inilah perkataan raja, ‘Jangan biarkan Hizkia menipumu, karena dia tidak akan sanggup melepaskan kamu dari tanganku!
30Jangan biarkan Hizkia membuatmu percaya kepada TUHAN dengan berkata, ‘TUHAN pasti melepaskan kita, dan kota ini tidak akan diserahkan ke tangan raja Asyur.’
31Jangan dengarkan Hizkia,’ karena inilah perkataan raja Asyur, ‘Buatlah perjanjian damai denganku dan keluarlah menemuiku sehingga setiap orang dapat makan dari pohon anggur dan pohon aranya masing-masing, dan minum air dari masing-masing sumurnya.
32Sampai aku datang dan membawamu ke suatu negeri seperti negerimu sendiri, yaitu negeri gandum dan anggur baru, negeri roti dan kebun anggur, negeri pohon zaitun dan madu, supaya engkau dapat hidup dan tidak mati. Jangan dengarkan Hizkia apabila dia membujukmu dengan berkata: ‘TUHAN akan melepaskan kita!’
33Pernahkah ilah bangsa-bangsa melepaskan negerinya masing-masing dari tangan raja Asyur?
34Di manakah para ilah Hamat dan Arpad? Di manakah para ilah Sefarwaim, Hena, dan Iwa? Apakah mereka telah melepaskan Samaria dari tanganku?
35Siapakah di antara semua ilah negeri-negeri itu yang telah melepaskan negerinya dari tanganku, sehingga TUHAN dapat melepaskan Yerusalem dari tanganku?’”
36Namun, rakyat hanya diam dan tidak menjawab sepatah kata pun karena perintah raja yang mengatakan, “Jangan menjawab dia!”
37Lalu, Elyakim, anak Hilkia, kepala istana, Sebna, juru tulis, serta Yoah, anak Asaf, juru ingat, datang menghadap Hizkia dengan pakaian yang dikoyakkan dan memberitahukan kepadanya perkataan Rabsakih itu.
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365