Baca Alkitab Harian

Rencana Kronologis 365 Hari
Jumat, 4 September 2026
Kembali ke Hari Ini
Markus 7-10
Markus 7
Hukum Allah dan Tradisi Manusia
1Ketika orang-orang Farisi dengan beberapa ahli Taurat, yang datang dari Yerusalem, berkumpul menemui Yesus,
2mereka melihat beberapa murid Yesus makan roti dengan tangan najis, karena tidak membasuh tangannya.
3Orang-orang Farisi dan semua orang Yahudi tidak akan makan, kecuali mereka membasuh tangannya sesuai dengan tradisi nenek moyang yang mereka pegang.
4Dan, jika mereka kembali dari tempat umum, mereka tidak akan makan sebelum membasuh tangannya. Dan, ada banyak tradisi lain yang mereka pegang, seperti pembasuhan cawan-cawan, kendi-kendi, dan bejana-bejana tembaga.
5Karena itu, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat bertanya kepada Yesus, “Mengapa murid-murid-Mu tidak hidup menurut tradisi nenek moyang, tetapi makan roti dengan tangan yang najis?”
6Yesus berkata kepada mereka, “Yesaya telah bernubuat dengan benar tentang kamu, hai orang-orang munafik, ada tertulis: ‘Bangsa ini menghormati Aku dengan bibir mereka, tetapi hati mereka jauh dari Aku.
7Sia-sia mereka menyembah Aku karena mengajarkan perintah-perintah manusia sebagai ajaran.’
8Kamu mengabaikan perintah Allah, tetapi berpegang kuat pada tradisi manusia.”
9Lalu, Yesus juga berkata kepada mereka, “Dengan cerdik kamu menolak perintah Allah untuk dapat mempertahankan tradisimu sendiri.
10Musa berkata, ‘Hormatilah ayahmu dan ibumu’, dan, ‘Siapa yang mengutuk ayahnya atau ibunya harus dihukum mati.’
11Namun, kamu berkata jika orang berkata kepada ayahnya atau ibunya, ‘Yang harus aku berikan kepada engkau, telah aku berikan sebagai persembahan kepada Allah,’
12orang itu tidak lagi mempunyai kewajiban terhadap ayah atau ibunya,
13dengan begitu kamu membatalkan firman Allah dan menggantinya dengan tradisi yang sudah turun-temurun. Dan, kamu melakukan banyak sekali hal seperti itu.”
14Sekali lagi, Yesus memanggil orang-orang dan berkata kepada mereka, “Dengarlah Aku, hai kamu semua, dan pahamilah.
15Tidak ada apa pun dari luar manusia yang jika masuk ke dalam dirinya dapat menajiskannya, tetapi hal-hal yang keluar dari manusialah yang menajiskannya.”
16“Jika seseorang mempunyai telinga untuk mendengar, biarlah dia mendengar!”
17Lalu, ketika Yesus masuk ke rumah dan meninggalkan orang-orang itu, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang perumpamaan itu.
18Dan, Dia berkata kepada mereka, “Apakah kamu juga tidak mengerti? Tidakkah kamu tahu bahwa apa yang dari luar dan masuk ke dalam manusia tidak akan menajiskannya?
19Sebab, yang masuk itu tidak masuk ke dalam hatinya, tetapi ke perutnya, dan kemudian keluar ke dalam jamban.” (Dengan demikian, Yesus menyatakan bahwa semua makanan halal.)
20Lalu, Dia berkata, “Apa yang keluar dari manusialah yang menajiskannya.
21Sebab, dari dalam, dari hati manusia, muncul pikiran-pikiran jahat, dosa-dosa seksual, pencurian, pembunuhan,
22perzinaan, keserakahan, kejahatan, tipu daya, hawa nafsu, iri hati, fitnah, kesombongan, dan kebodohan.
23Semua yang jahat itu datang dari dalam, dan itulah yang menajiskan manusia.”
Iman Seorang Wanita Siro-Fenisia
24Dari tempat itu, Yesus bangun dan pergi ke wilayah Tirus dan Sidon. Dia masuk ke sebuah rumah dan tidak ingin ada orang yang tahu, tetapi Dia tidak bisa luput dari perhatian.
25Segera seorang wanita yang mendengar tentang Yesus, yang anak perempuannya kerasukan roh najis, datang dan sujud di kaki Yesus.
26Wanita itu adalah orang Yunani, lahir di Siro-Fenisia. Dia memohon kepada Yesus untuk mengusir keluar setan itu dari anaknya.
27Yesus berkata kepada wanita itu, “Biarkanlah anak-anak makan sampai kenyang terlebih dahulu. Sebab, tidak adil kalau mengambil roti kepunyaan anak-anak dan melemparkannya kepada anjing-anjing.”
28Akan tetapi, wanita itu menjawab Yesus, “Benar, Tuhan. Namun, anjing-anjing yang ada di bawah meja hanya makan remah-remah dari anak-anak itu.”
29Lalu, Yesus berkata kepada wanita itu, “Dari apa yang kamu katakan ini, kamu boleh pergi, karena Setan itu sudah keluar dari anakmu.”
30Kemudian, wanita itu kembali ke rumah dan menemukan anaknya sedang berbaring di tempat tidur, dan setannya sudah pergi.
Orang yang Tuli Disembuhkan
31Kemudian, Yesus kembali dari wilayah Tirus dan pergi melewati Sidon menuju ke Danau Galilea, di wilayah Dekapolis.
32Lalu, mereka membawa kepada Yesus seorang yang tuli dan sulit berbicara. Mereka memohon kepada Yesus untuk meletakkan tangan-Nya atas dia.
33Yesus membawa orang itu ke samping menjauhi kumpulan orang banyak dan memasukkan jari-Nya ke dalam telinga orang itu, lalu Dia meludah, dan menjamah lidahnya.
34Yesus menengadah ke langit, Dia menarik napas panjang dan berkata, “Efata!”, artinya “Terbukalah!”
35Segera telinga orang itu terbuka, ikatan di lidahnya terlepas, dan dia berbicara dengan jelas.
36Yesus melarang mereka memberi tahu siapa pun. Akan tetapi, semakin Dia melarang mereka, semakin bersemangat mereka memberitakannya.
37Mereka benar-benar takjub dan berkata, “Dia telah melakukan segala sesuatu dengan baik. Dia bahkan membuat orang tuli mendengar dan orang bisu berbicara.”
Markus 8
Tujuh Roti untuk Lebih dari Empat Ribu Orang
1Pada hari-hari itu, sejumlah besar orang berkumpul lagi dan tidak punya apa-apa yang bisa mereka makan. Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka,
2“Aku berbelaskasihan kepada orang banyak itu karena mereka sudah bersama dengan-Ku selama tiga hari, dan tidak punya apa-apa yang bisa mereka makan.
3Jika Aku suruh mereka pulang ke rumah dengan lapar, mereka akan pingsan di jalan karena beberapa dari mereka datang dari jauh.”
4Murid-murid-Nya menjawab Dia, “Bagaimana bisa memberi mereka makan roti di tempat yang sepi ini?”
5Lalu, Yesus bertanya kepada mereka, “Berapa roti yang kamu punya?” Mereka menjawab, “Tujuh.”
6Kemudian, Yesus memerintahkan orang banyak itu duduk di tanah, dan Dia mengambil tujuh roti itu, dan setelah mengucap syukur, Dia memecah-mecahnya, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagikan kepada orang banyak. Mereka pun membagikannya kepada orang banyak.
7Mereka juga mempunyai beberapa ikan kecil. Setelah mengucap syukur atasnya, Yesus berkata bahwa ikan-ikan itu pun harus dibagikan kepada orang banyak.
8Orang banyak itu makan sampai kenyang, dan mereka mengumpulkan potongan makanan yang sisa, tujuh keranjang penuh.
9Ada kira-kira empat ribu orang yang sudah makan. Sesudah itu, Yesus menyuruh mereka pergi.
10Lalu, Yesus segera masuk ke dalam perahu bersama murid-murid-Nya dan pergi ke daerah Dalmanuta.
Yesus Diminta Menunjukkan Tanda dari Surga
11Kemudian, orang-orang Farisi datang dan mulai berdebat dengan Yesus, untuk meminta dari Yesus tanda dari surga, untuk mencobai-Nya.
12Yesus menghela napas panjang dalam Roh-Nya, dan berkata, “Mengapa generasi ini mencari tanda? Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, tidak satu tanda pun akan diberikan kepada generasi ini.”
13Kemudian, Yesus meninggalkan mereka, masuk kembali ke dalam perahu, dan pergi ke seberang.
Ragi Orang Farisi dan Ragi Herodes
14Saat itu, murid-murid lupa membawa roti, dan hanya mempunyai sepotong roti di dalam perahu.
15Yesus berpesan kepada mereka, “Awas! Berhati-hatilah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes.”
16Lalu, mereka mulai berdiskusi satu dengan yang lain karena mereka tidak mempunyai roti.
17Menyadari hal ini, Yesus berkata kepada mereka, “Mengapa kamu membicarakan soal kamu yang tidak mempunyai roti? Belum jugakah kamu menangkap atau mengerti? Apakah hatimu menjadi keras?
18Kamu mempunyai mata, tidakkah kamu melihat? Kamu mempunyai telinga, tidakkah kamu mendengar? Tidak ingatkah kamu
19ketika Aku memecah-mecah lima roti untuk lima ribu orang, berapa banyak keranjang yang penuh dengan potongan sisa roti yang kamu kumpulkan?” Mereka menjawab, “Dua belas.”
20“Dan, ketika tujuh roti untuk empat ribu orang, berapa keranjang yang penuh dengan potongan sisa roti yang kamu kumpulkan?” Mereka menjawab, “Tujuh.”
21Yesus berkata kepada mereka, “Belum jugakah kamu mengerti?”
Yesus Menyembuhkan Orang Buta di Betsaida
22Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Betsaida. Beberapa orang membawa kepada Yesus seorang buta dan memohon agar Dia menyentuhnya.
23Yesus pun menggandeng orang buta itu dan membawanya ke luar desa. Ketika Yesus meludahi mata orang buta itu dan meletakkan tangan-Nya atas dia, Yesus bertanya kepadanya, “Dapatkah kamu melihat sesuatu?”
24Orang itu melihat ke atas dan berkata, “Aku melihat orang-orang, tetapi mereka terlihat seperti pohon-pohon yang sedang berjalan.”
25Lalu, Yesus meletakkan tangan-Nya atas mata orang itu lagi, lalu orang itu membuka matanya, penglihatannya disembuhkan, dan dia pun dapat melihat segala sesuatu dengan jelas.
26Lalu, Yesus menyuruhnya pulang ke rumahnya dengan berkata, “Jangan masuk ke dalam desa.”
Yesus adalah Kristus
27Yesus melanjutkan perjalanan bersama murid-murid-Nya ke desa-desa Kaisarea Filipi. Di tengah jalan, Yesus bertanya kepada murid-muridnya, “Apa yang orang katakan tentang siapakah Aku?”
28Mereka menjawab, “Yohanes Pembaptis, yang lain mengatakan Elia, dan yang lain lagi salah satu dari nabi-nabi.”
29Yesus bertanya kepada mereka, “Namun, menurut kamu, siapakah Aku ini?” Petrus menjawab-Nya, “Engkau adalah Sang Kristus.”
30Yesus memperingatkan mereka dengan tegas untuk tidak memberitahukan kepada siapa pun tentang diri-Nya.
Pemberitahuan tentang Penderitaan Yesus
31Kemudian, Yesus mulai mengajar murid-murid-Nya bahwa Anak Manusia harus menderita banyak hal dan ditolak oleh tua-tua Yahudi, imam-imam kepala, serta ahli-ahli Taurat, dan dibunuh, dan setelah tiga hari bangkit kembali.
32Yesus mengatakan hal ini secara terbuka. Namun, Petrus menarik Yesus ke samping dan mulai menegur Dia.
33Akan tetapi, setelah menoleh dan melihat murid-murid-Nya, Yesus menegur Petrus dan berkata, “Pergi dari-Ku, Setan! Sebab, kamu tidak memikirkan perkara-perkara dari Allah, tetapi perkara-perkara dari manusia.”
34Sesudah itu, Yesus memanggil orang banyak serta murid-murid-Nya, dan berkata kepada mereka, “Siapa yang ingin datang kepada-Ku, dia harus menyangkal dirinya sendiri, dan memikul salibnya, dan mengikuti Aku.
35Sebab, siapa yang ingin menyelamatkan nyawanya akan kehilangan nyawanya. Akan tetapi, siapa yang kehilangan nyawanya demi Aku dan Injil akan menyelamatkan nyawanya.
36Sebab, apa untungnya seorang mendapatkan seluruh dunia, tetapi kehilangan nyawanya?
37Apa yang dapat seseorang berikan untuk menebus nyawanya?
38Sebab, siapa yang malu karena Aku dan firman-Ku pada generasi yang tidak setia dan berdosa ini, maka Anak Manusia juga akan malu mengakui orang itu ketika Dia datang dalam kemuliaan Bapa-Nya bersama dengan malaikat-malaikat yang kudus.”
Markus 9
1Kemudian, Yesus berkata kepada mereka, “Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, ada beberapa orang yang berdiri di sini yang tidak akan merasakan kematian sampai mereka melihat Kerajaan Allah datang dengan kuasa.”
Yesus Bersama Musa dan Elia
2Enam hari kemudian, Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes bersama-Nya, dan mengajak mereka untuk mendaki gunung yang tinggi. Lalu, Yesus berubah rupa di hadapan mereka.
3Dan, pakaian-Nya menjadi sangat bersinar dan begitu putih. Tidak ada seorang pun yang bisa memutihkan-Nya seperti itu.
4Lalu, muncul di hadapan mereka, Elia bersama dengan Musa, dan mereka sedang berbicara dengan Yesus.
5Kemudian, Petrus berkata kepada Yesus, “Rabi, sangat baik bagi kami berada di sini. Marilah kita membuat tiga kemah, satu untuk-Mu, satu untuk Musa, dan satu untuk Elia.”
6Sebab, Petrus tidak tahu harus berkata apa karena mereka ketakutan.
7Lalu, awan menaungi mereka, dan suatu suara terdengar dari awan itu, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Dengarkanlah Dia!”
8Tiba-tiba, ketika mereka melihat ke sekeliling, mereka tidak lagi melihat siapa pun bersama mereka, kecuali Yesus.
9Sementara mereka menuruni gunung, Yesus memerintahkan mereka untuk tidak memberitahukan siapa pun tentang apa yang mereka sudah saksikan, sampai Anak Manusia bangkit dari antara orang mati.
10Karena itu, mereka menyimpan hal itu bagi diri mereka sendiri sambil bertanya-tanya apa arti bangkit dari kematian itu.
11Lalu, mereka bertanya kepada Yesus, “Mengapa para ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang lebih dahulu?”
12Yesus berkata kepada mereka, “Elia memang datang lebih dahulu untuk memulihkan segala sesuatu. Bagaimana dengan yang tertulis tentang Anak Manusia bahwa Dia harus menderita banyak hal dan diperlakukan dengan hina?
13Namun, Aku berkata kepadamu bahwa Elia memang sudah datang, dan mereka memperlakukan dia sesuai keinginan mereka, seperti yang ada tertulis tentang dia.”
Para Murid Tidak Sanggup Melepaskan Roh Jahat dari Seseorang
14Ketika Yesus, Petrus, Yakobus, dan Yohanes kembali kepada murid-murid, mereka melihat kerumunan orang banyak di sekeliling mereka, dan para ahli Taurat berdebat dengan mereka.
15Ketika melihat Yesus, segera kerumunan orang banyak itu diliputi rasa takjub dan mereka berlarian menyambut Dia.
16Yesus bertanya kepada mereka, “Apa yang sedang kamu perdebatkan dengan ahli-ahli Taurat itu?”
17Seorang dari kerumunan itu menjawab Dia, “Guru, aku membawa anak laki-lakiku kepada-Mu karena dia kemasukan roh yang membuatnya bisu.
18Setiap kali roh itu menguasainya, ia membanting anak itu ke tanah dan dia mengeluarkan busa dari mulutnya, dan menggigitkan giginya, lalu dia menjadi kejang. Aku meminta murid-murid-Mu untuk mengusir roh itu, tetapi mereka tidak bisa.”
19Yesus menjawab mereka, “Hai, generasi yang tidak beriman! Berapa lama Aku harus bersama kamu? Berapa lama Aku harus tahan menghadapi kamu? Bawalah anak itu kepada-Ku!”
20Lalu, mereka membawa anak itu kepada Yesus. Ketika roh itu melihat Yesus, ia langsung mengguncang-guncangkan anak itu. Anak itu jatuh ke tanah dan terguling-guling dengan mulut yang mengeluarkan busa.
21Yesus bertanya kepada ayah anak itu, “Sudah berapa lama dia seperti ini?” Jawabnya, “Dari sejak kecil.
22Roh itu sudah sering melemparnya ke dalam api dan ke dalam air untuk menghancurkannya. Akan tetapi, jika Engkau dapat berbuat sesuatu, kasihanilah kami dan tolonglah kami.”
23Yesus berkata kepadanya, “Jika Engkau dapat? Segala sesuatu mungkin untuk mereka yang percaya.”
24Dengan segera, ayah anak itu menangis dan berseru, “Aku percaya! Tolonglah ketidakpercayaanku!”
25Ketika Yesus melihat orang banyak datang berlarian bersama, Dia membentak roh najis itu sambil berkata kepadanya, “Hai kamu roh bisu dan tuli, Aku perintahkan kamu keluar dari anak ini dan jangan masuk ke dia lagi!”
26Setelah menjerit dan mengguncang-guncangkan anak itu dengan hebat, roh itu keluar. Anak itu terlihat seperti mayat sehingga orang banyak berkata, “Dia mati!”
27Akan tetapi, Yesus memegang anak itu dan mengangkatnya, anak itu pun mampu berdiri.
28Ketika Yesus sudah masuk ke dalam rumah, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya secara pribadi, “Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu keluar?”
29Yesus berkata kepada mereka, “Jenis ini tidak dapat keluar, kecuali dengan doa dan puasa.”
Yesus Berbicara Lagi tentang Kematian-Nya
30Dari sana, Yesus dan murid-murid-Nya melanjutkan perjalanan dan pergi melewati wilayah Galilea. Dia tidak mau ada orang yang mengetahuinya.
31Sebab, Dia sedang mengajar murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka, “Anak Manusia akan diserahkan ke tangan manusia, dan mereka akan membunuh-Nya. Sesudah Dia dibunuh, tiga hari kemudian Dia akan bangkit.”
32Namun, murid-murid tidak memahami perkataan itu dan takut bertanya kepada-Nya.
Perdebatan tentang Siapa yang Terbesar
33Yesus dan murid-murid-Nya sampai di Kapernaum. Setelah ada di dalam rumah, Yesus bertanya kepada mereka, “Apa yang tadi kamu bicarakan dalam perjalanan?”
34Akan tetapi, mereka diam karena dalam perjalanan mereka berdebat satu dengan yang lain tentang siapa yang terbesar.
35Yesus duduk dan memanggil dua belas murid. Dia berkata kepada mereka, “Jika ingin menjadi yang pertama, dia harus menjadi yang terakhir dari semuanya dan menjadi pelayan bagi semuanya.”
36Kemudian, Yesus mengambil seorang anak kecil dan membawanya berdiri di antara mereka. Sambil memeluk anak itu, Dia berkata kepada mereka,
37“Siapa yang menyambut anak kecil ini dalam nama-Ku, dia menyambut Aku. Siapa yang menyambut Aku, dia tidak saja menyambut Aku, tetapi juga Dia yang mengutus Aku.”
Orang yang Mengusir Setan dalam Nama Yesus
38Yohanes berkata kepada Yesus, “Guru, kami melihat orang mengusir setan-setan dalam nama-Mu, dan kami mencoba menghentikannya karena dia tidak mengikuti kita.”
39Yesus berkata, “Jangan menghentikan dia karena tidak ada orang yang melakukan perbuatan ajaib dalam nama-Ku pada saat yang sama mengatakan hal yang jahat tentang Aku.
40Sebab, siapa yang tidak melawan kita, dia ada di pihak kita.
41Sebab, sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, siapa yang memberimu segelas air untuk minum karena kamu pengikut Kristus, dia tidak akan kehilangan upahnya.”
Tentang Penyebab Dosa
42“Siapa yang menyebabkan salah satu dari anak-anak kecil yang percaya kepada-Ku itu berbuat dosa, akan lebih baik bagi dirinya jika sebuah batu kilangan yang besar digantungkan pada lehernya dan dia dilemparkan ke dalam laut.
43Jika tanganmu menyebabkan kamu berbuat dosa, potonglah tanganmu itu. Lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan buntung daripada dengan dua tangan, tetapi masuk ke dalam neraka, ke dalam api yang tidak terpadamkan,
44tempat ulat tidak mati dan api tidak padam.
45Jika kakimu menyebabkan kamu berbuat dosa, potonglah kakimu itu. Lebih baik bagi kamu masuk ke dalam hidup dengan kaki buntung daripada dengan dua kaki, tetapi dilemparkan ke dalam neraka,
46tempat ulat tidak mati dan api tidak padam.
47Jika matamu menyebabkan kamu berbuat dosa, cungkillah matamu itu. Lebih baik bagi kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah dengan satu mata daripada dengan dua mata, tetapi dilemparkan ke dalam neraka,
48tempat ulat tidak mati dan api tidak padam.
49Sebab, setiap orang akan digarami dengan api.
50Garam itu baik, tetapi jika garam itu kehilangan keasinannya, bagaimana kamu akan membuatnya asin lagi? Milikilah garam dalam dirimu dan berdamailah satu dengan yang lain.”
Markus 10
Tentang Perceraian
1Yesus meninggalkan tempat itu, lalu pergi ke wilayah Yudea dan ke seberang Sungai Yordan. Kumpulan orang banyak mengerumuni Dia lagi. Sebagaimana kebiasaan-Nya, Dia mengajar mereka lagi.
2Kemudian, orang-orang Farisi mendatangi-Nya, dan untuk mencobai Dia mereka bertanya, “Apakah melanggar hukum jika seorang suami menceraikan istrinya?”
3Yesus menjawab mereka, “Apa yang Musa perintahkan kepadamu?”
4Mereka berkata, “Musa mengizinkan seorang laki-laki membuat surat cerai dan menceraikannya.”
5Akan tetapi, Yesus berkata kepada mereka, “Karena kekerasan hatimulah, Musa menuliskan perintah ini kepadamu.
6Namun, sejak permulaan penciptaan, ‘Allah menciptakan mereka laki-laki dan perempuan.
7Karena itu, seorang laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya.
8Keduanya akan menjadi satu daging.’ Dengan demikian, mereka bukan lagi dua, melainkan satu daging.
9Jadi, apa yang telah Allah persatukan, jangan ada manusia yang memisahkan.”
10Saat ada di dalam rumah, murid-murid-Nya bertanya lagi kepada Yesus tentang hal itu.
11Karena itu, Dia berkata kepada mereka, “Siapa yang menceraikan istrinya dan menikahi yang lain, dia berbuat zina terhadap istrinya.
12Dan, jika istri menceraikan suaminya, dan menikahi yang lain, dia berbuat zina.”
Yesus Memberkati Anak-Anak
13Mereka membawa anak-anak kepada Yesus supaya Dia menyentuh anak-anak itu, tetapi murid-murid itu menegur mereka.
14Namun, ketika Yesus melihatnya, Dia menjadi marah dan berkata kepada murid-murid-Nya, “Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku dan jangan menghalangi mereka karena orang-orang seperti itulah yang memiliki Kerajaan Allah.
15Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, siapa yang tidak menerima Kerajaan Allah seperti seorang anak, tidak akan masuk ke dalamnya.”
16Kemudian, Yesus memeluk anak-anak itu, memberkati mereka, dan meletakkan tangan-Nya atas mereka.
Orang Kaya yang Menolak Mengikut Yesus
17Sementara Yesus sedang mempersiapkan perjalanan-Nya, seorang laki-laki berlari dan berlutut di hadapan-Nya dan bertanya kepada-Nya, “Guru yang baik, apa yang harus aku lakukan untuk menerima warisan hidup yang kekal?”
18Yesus berkata kepadanya, “Mengapa kamu menyebut Aku baik? Tidak ada seorang pun yang baik, kecuali Allah sendiri.
19Kamu tahu hukum-hukum itu: ‘Jangan membunuh, jangan berzina, jangan mencuri, jangan memberi kesaksian palsu, jangan menipu, hormatilah ayah dan ibumu.’”
20Lalu, orang itu berkata kepada-Nya, “Guru, semua itu sudah aku taati sejak masa mudaku.”
21Namun, Yesus memandang kepada pemuda itu, menaruh kasih kepadanya, dan berkata kepadanya, “Kamu kurang dalam satu hal. Pergi dan juallah semua yang kamu miliki, dan berikanlah kepada orang miskin, maka kamu akan memiliki harta di surga. Lalu, datanglah dan ikutlah Aku.”
22Orang itu sangat sedih ketika mendengar perkataan itu dan dia pergi dengan susah hati karena dia memiliki banyak harta.
23Kemudian, Yesus memandang ke sekeliling dan berkata kepada murid-murid-Nya, “Betapa sulit bagi mereka yang memiliki kekayaan untuk masuk Kerajaan Allah!”
24Murid-murid pun terkejut akan perkataan-Nya. Namun, Yesus berkata lagi kepada mereka, “Hai anak-anak, betapa sulitnya masuk Kerajaan Allah!
25Lebih mudah bagi seekor unta masuk melalui lubang jarum daripada seorang kaya masuk Kerajaan Allah.”
26Murid-murid menjadi semakin terkejut dan berkata satu kepada yang lain, “Kalau begitu, siapa yang bisa diselamatkan?”
27Yesus memandang mereka dan berkata, “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi tidak bagi Allah. Sebab, segala sesuatu mungkin bagi Allah.”
Upah Mengikuti Yesus
28Petrus mulai berkata kepada Yesus, “Lihat, kami telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!”
29Yesus berkata, “Sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, tidak ada seorang pun yang telah meninggalkan rumah, atau saudara-saudara laki-laki, atau saudara-saudara perempuan, atau ibu, atau ayah, atau anak-anak, atau ladang-ladang demi Aku dan demi Injil,
30yang tidak akan menerima seratus kali lipat sekarang, pada masa ini, rumah-rumah, dan saudara-saudara laki-laki, dan saudara-saudara perempuan, dan ibu-ibu, dan anak-anak, dan ladang-ladang, dengan penganiayaan; dan pada masa yang akan datang, yaitu hidup yang kekal.
31Akan tetapi, banyak orang yang pertama akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang pertama.”
Yesus Berbicara Lagi tentang Kematian-Nya
32Mereka sedang dalam perjalanan ke Yerusalem dan Yesus berjalan mendahului mereka. Murid-murid-Nya takjub, tetapi orang-orang yang mengikuti Dia takut. Sekali lagi, Yesus memisahkan dua belas murid-Nya, dan Dia mulai berbicara kepada mereka tentang apa yang akan terjadi pada-Nya,
33kata-Nya, “Lihat, kita menuju Yerusalem dan Anak Manusia akan diserahkan kepada imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat. Mereka akan menghukum-Nya hingga mati dan akan menyerahkan-Nya kepada bangsa lain.
34Mereka akan mengejek-Nya, dan meludahi-Nya, dan menghajar-Nya, dan membunuh-Nya. Akan tetapi, sesudah tiga hari, Dia akan bangkit.”
Permohonan Yakobus dan Yohanes
35Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, datang kepada Yesus dan berkata kepada-Nya, “Guru, kami minta Engkau meluluskan permohonan bagi kami.”
36Dan, Yesus berkata kepada mereka, “Apa yang kamu ingin Aku lakukan bagimu?”
37Mereka berkata kepada-Nya, “Izinkan kami duduk, satu di sebelah kanan-Mu, dan yang satu di sebelah kiri-Mu, bagi kemuliaan-Mu.”
38Akan tetapi, Yesus berkata kepada mereka, “Kamu tidak tahu apa yang sedang kamu minta. Sanggupkah kamu minum dari cawan yang harus Kuminum atau dibaptis dengan baptisan yang dibaptiskan kepada-Ku?”
39Mereka berkata kepada-Nya, “Kami sanggup!” Lalu, Yesus berkata kepada mereka, “Cawan yang Aku minum memang akan kamu minum, dan kamu akan dibaptis dengan baptisan yang dibaptiskan kepada-Ku.
40Akan tetapi, untuk duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, bukan hak-Ku untuk memberikannya, tetapi tempat itu adalah untuk mereka yang telah dipersiapkan.”
41Ketika sepuluh murid mendengar hal itu, mereka menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes.
42Lalu, Yesus memanggil mereka dan berkata kepada mereka, “Kamu tahu bahwa mereka yang dianggap sebagai pemerintah bangsa-bangsa lain berbuat seolah-olah mereka berkuasa atasnya. Dan, petinggi-petinggi itu menggunakan kekuasaannya atas mereka.
43Namun, di antara kamu, seharusnya tidaklah seperti itu. Sebaliknya, siapa yang ingin menjadi besar di antara kamu, harus menjadi pelayanmu,
44dan siapa yang ingin menjadi yang pertama di antara kamu, harus menjadi pelayan dari semuanya.
45Sebab, bahkan Anak Manusia pun datang bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani, dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”
Yesus Menyembuhkan Bartimeus yang Buta
46Kemudian, mereka sampai di Yerikho. Sementara Yesus meninggalkan Yerikho bersama dengan murid-murid-Nya dan orang banyak, ada seorang pengemis buta bernama Bartimeus, anak Timeus, yang duduk di pinggir jalan.
47Ketika dia mendengar bahwa yang lewat adalah Yesus dari Nazaret, dia pun mulai berseru dan berkata, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”
48Banyak orang menegur dia dan menyuruhnya untuk diam. Namun, dia malah semakin keras berteriak, “Anak Daud, kasihanilah aku!”
49Yesus berhenti dan berkata, “Panggil dia.” Dan, mereka pun memanggil orang buta itu dan berkata kepadanya, “Tenanglah! Berdirilah, Dia memanggilmu.”
50Dengan melepaskan jubahnya, orang buta itu melompat dan datang kepada Yesus.
51Yesus berkata kepadanya, “Apa yang kamu ingin Aku lakukan bagimu?” Orang buta itu menjawab, “Rabi, biarlah aku bisa melihat.”
52Lalu, Yesus berkata kepadanya, “Pergilah. Imanmu telah menyembuhkan kamu.” Segera saat itu juga, dia mendapatkan kembali penglihatannya dan mengikut Yesus sepanjang jalan.
Total hari yang sudah dicatat: 5 / 365